Telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor TAPM se-DIY hari ke-2) pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, bertempat di Lembah Desa Pulutan, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan diikuti oleh Tim Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) dari kabupaten/kota se-DIY sebagai bagian dari rangkaian koordinasi, evaluasi, konsolidasi, serta penyelesaian tugas pendampingan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Rakor dipimpin dan diarahkan oleh Koordinator Provinsi (Korprov) DIY, Murtodo, S.H., M.Pd. Dalam arahannya disampaikan beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian seluruh TAPM. Pertama, terkait penyelesaian penyusunan Laporan Kelembagaan Triwulan III, Korprov menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh TAPM karena secara umum proses penyusunan laporan telah dilaksanakan oleh seluruh kabupaten/kota. Selanjutnya, laporan dari masing-masing kabupaten agar segera diselesaikan dan dikirimkan kepada Korprov DIY paling lambat tanggal 5 Oktober 2026, sehingga dapat dilakukan kompilasi, pemeriksaan, dan penyempurnaan laporan secara berjenjang.
Kedua, disampaikan informasi mengenai progres pelaksanaan penugasan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT). Secara umum, TPP se-DIY telah memberikan respons yang baik terhadap berbagai penugasan yang diberikan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung sehingga target penugasan dapat dicapai sesuai dengan yang diharapkan. Namun demikian, seluruh TAPM tetap didorong untuk menjaga konsistensi kinerja dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.
Ketiga, Korprov menekankan pentingnya melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelaksanaan tugas, terutama dengan mengidentifikasi serta mengisi berbagai celah dan kekurangan yang masih ditemukan dalam proses pendampingan. Setiap personel diharapkan mampu melakukan refleksi terhadap hasil kerja, memperbaiki kekurangan, meningkatkan kapasitas, serta menunjukkan kinerja yang semakin baik. Upaya tersebut penting sebagai bagian dari menjaga kualitas pendampingan sekaligus membuka peluang keberlanjutan penugasan pada masa mendatang.
Keempat, apabila kondisi memungkinkan, pada akhir tahun direncanakan pelaksanaan Jambore TPP se-DIY. Agenda tersebut diarahkan sebagai sarana konsolidasi seluruh TPP pada berbagai tingkatan, memperkuat koordinasi dan kebersamaan, sekaligus menjadi ruang untuk meningkatkan kualitas pendampingan serta kapasitas dan kemampuan diri masing-masing anggota TPP.
Setelah penyampaian arahan dan informasi, kegiatan dilanjutkan dengan finishing penyusunan laporan, termasuk melakukan pemeriksaan kembali kelengkapan, kesesuaian, dan kualitas data maupun substansi laporan. Seluruh peserta berkomitmen menyelesaikan laporan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas dan penugasan pendampingan.
Statement
"Soliditas TPP perlu dilakukan untuk memperkuat kekompakan tim" kata Korprov DIY, Murtodo SH, M.Pd. ( Maston)

