Temon – Dalam rangka meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran desa, Kapanewon Temon menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 15 Carik se-Kapanewon Temon. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kapanewon Temon pada hari Rabu, 5 November 2025, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Jawatan Praja Kapanewon Temon, Eko Supriyanto, S.H.
Bimtek ini menghadirkan Wratsongko Sri Kawuryan, S.T., selaku Narasumber dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Kulon Progo, dengan didampingi oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kapanewon Temon, yaitu Virli Budianto, S.Pd. dan Ambar Siswanto, S.T.
Dalam sambutannya, Eko Supriyanto, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas Carik dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) agar selaras dengan kebijakan nasional dan prioritas pembangunan daerah. “Melalui bimtek ini, diharapkan para Carik dapat memahami dengan baik mekanisme penyusunan APBDes yang sesuai regulasi, serta mampu menyesuaikan dengan arah kebijakan pemerintah, khususnya pasca diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025,” ujarnya.
Materi bimtek meliputi dua pokok bahasan utama, yaitu:
-
Penyusunan APBDes Tahun 2026, mencakup tahapan perencanaan, penetapan, hingga pelaporan keuangan desa agar lebih transparan dan akuntabel.
-
Pembahasan Kebijakan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari implementasi penganggaran desa dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat, sesuai dengan arah kebijakan nasional dan daerah.
Narasumber Wratsongko Sri Kawuryan, S.T. menjelaskan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dan desa, terutama dalam menentukan prioritas penggunaan Dana Desa yang diarahkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi lokal. Beliau juga menekankan pentingnya inovasi desa melalui kelembagaan ekonomi seperti Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi salah satu tindak lanjut dari Inpres Nomor 17 Tahun 2025.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif, di mana para peserta aktif berdiskusi mengenai permasalahan teknis penyusunan APBDes, serta strategi pengelolaan keuangan desa yang efektif dan berkeadilan.
Dengan terselenggaranya bimtek ini, diharapkan seluruh Carik di Kapanewon Temon mampu menerapkan hasil pembelajaran dalam proses penyusunan APBDes Tahun 2026 di masing-masing desa, sehingga pembangunan desa dapat terlaksana secara transparan, partisipatif, dan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat. (wsk)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar