Pada hari Rabu, 5 November 2025, telah dilaksanakan pertemuan antara Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo bersama Dinas PMK Dalduk KB, serta dihadiri oleh jajaran pendamping desa di wilayah Kulon Progo. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Koperasi Kulon Progo tersebut membahas persiapan pembangunan gerai koperasi di Desa Kaligintung, Wijimulyo, Kecamatan Sentolo, yang akan didanai oleh BUMN Agrinas.
Dalam paparannya, pihak Dinas Koperasi menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 44 desa telah melakukan inventarisasi tanah untuk calon lokasi pembangunan gerai koperasi. Namun, dari jumlah tersebut, baru 17 lahan yang dinyatakan memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan teknis dan administratif yang berlaku. Padahal, target yang ditetapkan adalah 88 desa sudah harus menyelesaikan proses inventarisasi lahan paling lambat pada tanggal 10 November 2025.
Gerai koperasi tersebut dirancang untuk menjadi pusat ekonomi desa dengan tujuh jenis usaha utama, yang seluruhnya akan mendapatkan pasokan barang dari Agrinas. Dinkop menargetkan agar seluruh gerai koperasi sudah beroperasi (“running”) pada tanggal 17 Januari 2026.
Selain pembahasan teknis terkait pembangunan gerai, rapat juga menyoroti persiapan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang akan membahas proposal Business Plan Koperasi Desa Mandiri Produktif (KDMP). Hal ini merujuk pada penjelasan Koordinator Kabupaten TPP, yang menegaskan bahwa desa wajib memberikan dukungan terhadap KDMP sesuai dengan Surat Edaran Permendes Nomor 8 Tahun 2025.
Lebih lanjut, bagi desa-desa yang telah dibangunkan gerai koperasinya, diminta untuk mengalokasikan Dana Desa Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen dan dukungan terhadap keberlanjutan operasional gerai tersebut.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk mempercepat proses verifikasi dan inventarisasi lahan di seluruh desa sasaran, serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar target pembangunan dan operasional gerai koperasi dapat tercapai tepat waktu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar