Kulon Progo — Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Karya Binangun Jaya Desa Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY, terus menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan sebagai motor penggerak perekonomian desa. Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, BUMDesa ini berhasil meningkatkan kesejahteraan warga melalui tiga unit usaha utama, yakni Jasa Keuangan, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan.
Direktur BUMDesa Karya Binangun Jaya, Samiyati, SE, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh pengelola serta dukungan penuh dari pemerintah kalurahan dan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjalankan BUMDesa secara profesional, terbuka, dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Oleh karena itu, setiap unit usaha kami kelola dengan prinsip kehati-hatian dan orientasi kebermanfaatan bagi warga,” ujar Samiyati.
Penguatan organisasi menjadi fondasi utama keberhasilan BUMDesa. Struktur kelembagaan yang solid, terdiri dari unsur Penasehat, Pengawas, dan Pengelola, dengan total 11 orang pengelola, memungkinkan pembagian tugas yang jelas dan terukur. Unit Jasa Keuangan dikelola oleh 3 orang, Unit Perdagangan 6 orang, dan Unit Ketahanan Pangan 2 orang.
Pada Unit Jasa Keuangan, hingga akhir tahun 2025 tercatat 492 nasabah kredit dengan total pinjaman beredar sebesar Rp 6,39 miliar. Sementara dana tabungan masyarakat mencapai Rp 4,47 miliar dengan 1.892 rekening tabungan. Secara keuangan, total aset BUMDesa tahun 2025 mencapai Rp 7,88 miliar, naik 7,92 persen dibanding tahun 2024, dengan laba bersih sebesar Rp 605,75 juta, atau meningkat 12,39 persen.
“Pertumbuhan aset dan laba ini menjadi indikator bahwa model usaha yang kami jalankan berada pada jalur yang sehat. Namun yang terpenting, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambah Samiyati.
BUMDesa juga secara konsisten menyumbang pendapatan bagi Pemerintah Kalurahan. Hingga tahun 2025, total setoran bagi hasil telah mencapai Rp 2,75 miliar, dengan tren kontribusi yang terus meningkat setiap tahunnya.
Lurah Kalurahan Ngentakrejo, Sumardi, mengapresiasi kinerja BUMDesa Karya Binangun Jaya yang dinilainya telah menjadi tulang punggung ekonomi desa dan contoh pengelolaan BUMDesa yang baik.
“BUMDesa Karya Binangun Jaya telah membuktikan bahwa jika dikelola secara profesional dan transparan, BUMDesa mampu menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Kalurahan,” kata Sumardi.
Menurutnya, keberadaan Unit Perdagangan yang mengelola toko desa dan Unit Ketahanan Pangan dengan usaha peternakan kambing Boer menunjukkan bahwa BUMDesa tidak hanya fokus pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga pada penguatan ekonomi lokal dan ketahanan pangan desa.
“Pemerintah Kalurahan akan terus memberikan dukungan kebijakan dan pengawasan agar BUMDesa tetap tumbuh sehat, inovatif, dan berkelanjutan,” tegas Sumardi.
Dengan penerapan tata kelola kredit yang sehat, inovasi usaha yang berkelanjutan, serta dukungan kuat dari pemerintah kalurahan dan masyarakat, BUMDesa Karya Binangun Jaya semakin mengukuhkan posisinya sebagai pilar kemandirian ekonomi Desa Ngentakrejo yang modern, dipercaya, dan berorientasi jangka panjang. (diko dkk)

Mantapppp..... Lanjutkan bolo
BalasHapus