Rabu, 25 Februari 2026

Transparansi Terjaga, Musyawarah Pertanggungjawaban APBKal 2025 Kalurahan Jatimulyo Sepakati Perkal dan Evaluasi Kinerja BUMDes

Girimulyo - Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban Realisasi APBKal Tahun Anggaran 2025 Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, yang digelar pada 25 Februari 2026 berlangsung tertib dan partisipatif. Forum ini menjadi wadah penyampaian realisasi pendapatan dan belanja pemerintah kalurahan sekaligus penetapan laporan pertanggungjawaban menjadi Peraturan Kalurahan melalui kesepakatan bersama.

Musyawarah dihadiri unsur Pamong Kalurahan, Bamuskal, Babinkamtibmas, pendamping desa, pendamping lokal desa, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan. Dalam pemaparan disampaikan total realisasi pendapatan APBKal 2025 sebesar Rp3,00 miliar dan realisasi belanja Rp2,86 miliar yang bersumber dari PAD, ADD, Dana Desa, bagi hasil pajak, Dana Keistimewaan, hingga sisa anggaran tahun sebelumnya. Kesepakatan forum menetapkan laporan pertanggungjawaban tersebut sebagai regulasi resmi kalurahan.


Lurah Jatimulyo Anom Sucondro dalam sambutannya menegaskan bahwa musyawarah ini merupakan bentuk keterbukaan pemerintah kalurahan kepada masyarakat. “Kami berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan APBKal. Melalui forum ini masyarakat dapat mengetahui secara jelas penggunaan anggaran sepanjang tahun 2025,” ujarnya.

Selain pembahasan APBKal, forum juga memuat laporan pertanggungjawaban tahunan BUMDes Mulyo Sejati. Pengelola memaparkan kinerja sejumlah unit usaha seperti jasa keuangan mikro, Agen BRILink, pasar desa, wisata desa, rest area Kembang Tebu, serta unit ketahanan pangan. Direktur BUMDes menyampaikan bahwa laporan tahunan ini penting sebagai bahan evaluasi sekaligus upaya meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa.

“BUMDes terus berupaya mengembangkan unit usaha yang ada agar lebih produktif dan berdampak pada peningkatan PAD. Evaluasi rutin menjadi kunci agar usaha yang dijalankan semakin profesional,” ungkap Direktur BUMDes Mulyo Sejati.

Dalam kesempatan yang sama, dipaparkan pula program ketahanan pangan dari alokasi 20% Dana Desa 2025 sebesar Rp304,3 juta yang mencakup perkebunan pisang, peternakan kambing PE ras Kaligesing, pertanian cabai, dan perikanan. Karena masih tahun pertama pelaksanaan, BUMDes menilai program ini memerlukan evaluasi menyeluruh pada 2026 untuk menentukan skala prioritas usaha yang paling potensial.

Pendamping desa Endro Sawiantoro yang hadir turut mengapresiasi jalannya musyawarah. “Forum pertanggungjawaban seperti ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan program desa berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan lokal,” katanya.

Melalui musyawarah ini, Pemerintah Kalurahan Jatimulyo menegaskan komitmen memperkuat tata kelola keuangan yang transparan serta mendorong BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa berbasis potensi lokal.(endro)


Selasa, 10 Februari 2026

ASESMEN REFORMASI KALURAHAN NGARGOSARI

Samigaluh - Tim Asesmen Reformasi Kalurahan dari Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, yang terdiri dari unsur Unit Kerja Kapanewon Samigaluh dan Pendamping Desa, melaksanakan kegiatan Asesmen Reformasi Kalurahan pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan ini bertempat di Balai Kalurahan Ngargosari.

Asesmen Reformasi Kalurahan merupakan proses evaluasi dan analisis yang bertujuan untuk mengukur kemajuan serta efektivitas pelaksanaan reformasi birokrasi di tingkat kalurahan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diidentifikasi berbagai kekuatan, kelemahan, serta peluang perbaikan dalam tata kelola birokrasi kalurahan, sehingga dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Kegiatan asesmen dihadiri oleh unsur pemerintahan Kalurahan Ngargosari, antara lain Lurah, Carik, Pamong Kalurahan, serta Bamuskal Kalurahan Ngargosari. Para peserta memberikan data dan informasi terkait pelaksanaan kegiatan, program kerja, serta inovasi yang telah dijalankan di Kalurahan Ngargosari.


Pelaksanaan asesmen dilakukan melalui metode wawancara dan penelaahan dokumen sebagai bukti dukung sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil tersebut, Tim Asesmen kemudian memberikan penilaian secara objektif.

Secara keseluruhan, kegiatan Asesmen Reformasi Kalurahan di Kalurahan Ngargosari berlangsung dengan baik berkat dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak yang terlibat. Hasil asesmen ini selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan penyusunan rencana aksi oleh pihak Kalurahan, seiring dengan rekomendasi yang akan disampaikan oleh Tim Asesmen dari Kapanewon Samigaluh. (Adi P)

Senin, 09 Februari 2026

BUMDesa Karya Binangun Jaya, Mampu Berikan Bagi Hasil Usaha setara 80% Dana Desa 2026

 

Ngentakrejo, Lendah — Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Karya Binangun Jaya menyelenggarakan kegiatan Semarak Undian Hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan dan partisipasi aktif dalam mendukung keberlangsungan serta perkembangan usaha BUMDesa. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum evaluasi capaian kinerja serta wujud transparansi pengelolaan usaha kepada seluruh pemangku kepentingan.

Direktur BUMDesa Karya Binangun Jaya, Samiyati, SE, menyampaikan bahwa kegiatan semarak undian hadiah merupakan agenda rutin yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat.

“Undian hadiah ini adalah bentuk terima kasih kami kepada masyarakat yang selama ini telah mempercayakan pengelolaan dananya kepada BUMDesa. Kepercayaan inilah yang menjadi modal utama kami untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Pada pelaksanaan semarak undian hadiah tahun ini, BUMDesa Karya Binangun Jaya menyediakan 9 item hadiah dengan total 31 hadiah. Proses pengundian dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel dengan melibatkan pengurus dan pengawas BUMDesa serta disaksikan oleh perwakilan masyarakat dan Pemerintah Kalurahan Ngentakrejo.
Samiyati menegaskan bahwa keterbukaan dalam setiap kegiatan merupakan komitmen BUMDesa dalam menerapkan prinsip tata kelola yang baik.

“Kami ingin masyarakat mengetahui secara langsung bahwa seluruh proses pengelolaan BUMDesa dilakukan secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Hingga tahun 2025, BUMDesa Karya Binangun Jaya berhasil menghimpun dana masyarakat sebesar Rp4,4 miliar dengan jumlah nasabah mencapai 1.892 orang yang tersebar di wilayah Kalurahan Ngentakrejo. Capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BUMDesa sebagai lembaga ekonomi desa yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan warga.


Lurah Kalurahan Ngentakrejo, Sumardi, mengapresiasi kinerja BUMDesa Karya Binangun Jaya yang dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus mitra strategis pemerintah kalurahan.

“BUMDesa Karya Binangun Jaya telah menunjukkan kinerja yang sangat baik. Kepercayaan masyarakat yang terus meningkat menjadi bukti bahwa pengelolaan usaha dilakukan secara profesional dan berpihak pada kepentingan warga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bagi hasil usaha BUMDesa secara simbolis kepada Pemerintah Kalurahan Ngentakrejo sebesar Rp 302.876.240 sebagai kontribusi terhadap Pendapatan Asli Kalurahan (PAKal). Menurut Sumardi, kontribusi ini memiliki peran penting dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Bagi hasil dari BUMDesa ini sangat membantu pemerintah kalurahan dalam memperkuat pembiayaan pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” jelasnya.

Melalui kegiatan Semarak Undian Hadiah dan penyerahan bagi hasil usaha ini, sinergi antara BUMDesa, pemerintah kalurahan, dan masyarakat diharapkan semakin solid. Ke depan, BUMDesa Karya Binangun Jaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, memperluas unit usaha, serta mengelola potensi desa secara profesional, transparan, dan berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi Kalurahan Ngentakrejo. (Botuna Ucup)

Pengurus KDMP Kaliagung Gelar RAT Tutup Buku 2025, Perkuat Fondasi Kelembagaan dan Usaha Koperasi

 Kalurahan Kaliagung – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Kaliagung melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi RAT pertama sejak koperasi resmi berdiri pada Mei 2025 berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor AHU-0024309.AH.01.29.Tahun 2025.

Ketua KDMP Kaliagung menyampaikan bahwa pelaksanaan RAT ini merupakan tonggak awal dalam membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
“RAT ini menjadi momentum penting bagi KDMP Kaliagung untuk menata organisasi sejak awal, memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai prinsip koperasi, serta menjadi ruang evaluasi dan pengambilan keputusan bersama,” ujarnya.

Sebagai forum tertinggi koperasi, RAT dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja pengurus, membahas arah kebijakan organisasi, serta memperkuat tata kelola kelembagaan. Salah satu agenda utama yang dibahas dan disepakati adalah pengesahan draf Anggaran Rumah Tangga (ART) Tahun 2026 yang akan menjadi pedoman operasional koperasi ke depan.

Sekretaris KDMP Kaliagung menjelaskan bahwa ART disusun secara partisipatif dengan mengakomodasi kebutuhan organisasi dan anggota.
“ART Tahun 2026 ini kami susun sebagai panduan kerja yang jelas, agar seluruh pengurus dan anggota memiliki acuan yang sama dalam menjalankan kegiatan koperasi,” jelasnya.

Dalam RAT tersebut juga disepakati ketentuan simpanan anggota, yaitu simpanan pokok sebesar Rp50.000,- per bulan dan simpanan wajib sebesar Rp10.000,- per bulan. Bendahara KDMP Kaliagung menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memperkuat permodalan koperasi.
“Simpanan anggota menjadi fondasi utama modal koperasi. Dengan kesepakatan ini, kami berharap KDMP Kaliagung memiliki kekuatan finansial yang cukup untuk mengembangkan usaha secara bertahap,” ungkapnya.

(Pembangunan Gerai KDMP Kaliagung)

Saat ini, jumlah anggota KDMP Kaliagung tercatat sebanyak 45 orang yang berasal dari masyarakat Kalurahan Kaliagung. Penasehat KDMP Kaliagung menilai hal ini sebagai modal sosial yang sangat penting.
“Keanggotaan yang berasal dari warga sendiri menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Ini harus dijaga dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel,” tuturnya.

Dalam bidang usaha, KDMP Kaliagung telah mulai memasarkan produk UMKM masyarakat, khususnya kopi rempah. Kerja sama pemasaran dilakukan bersama KDMP Kembang Nanggulan sebagai bentuk sinergi antarkoperasi desa. Wakil Ketua Bidang Usaha KDMP Kaliagung menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi strategi awal pengembangan usaha.
“Melalui kerja sama antarkoperasi, kami ingin produk UMKM Kaliagung memiliki jangkauan pasar yang lebih luas dan nilai tambah yang lebih baik,” katanya.

KDMP Kaliagung juga mencatatkan prestasi sebagai KDMP ke-3 di Kabupaten Kulon Progo yang berhasil melaksanakan RAT Tutup Buku Tahun 2025. Pendamping Desa yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Pelaksanaan RAT tepat waktu menunjukkan komitmen pengurus dan anggota dalam menjalankan koperasi secara tertib. Ini menjadi contoh baik bagi koperasi desa lainnya,” ujarnya.

RAT Tutup Buku Tahun 2025 dihadiri oleh unsur lengkap, mulai dari Ketua, Wakil Ketua Bidang, Sekretaris, Bendahara, Penasehat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, serta seluruh anggota KDMP Kaliagung. Bhabinkamtibmas Kalurahan Kaliagung menyatakan dukungannya terhadap keberadaan koperasi desa.
“Kami mendukung penuh kegiatan koperasi desa karena keberadaannya dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan menjaga stabilitas sosial,” ucapnya.

Dalam operasional organisasi, KDMP Kaliagung secara rutin melaksanakan pertemuan anggota yang dibiayai melalui anggaran swadaya. Babinsa Kalurahan Kaliagung menilai hal ini sebagai wujud kemandirian organisasi.
“Swadaya anggota menunjukkan semangat gotong royong yang masih kuat dan menjadi ciri khas koperasi desa,” katanya.

Untuk sementara waktu, KDMP Kaliagung berkantor di Kios Kalurahan Kaliagung yang beralamat di Jalan Sentolo–Pengasih, Besnyunganti Lor, Kalurahan Kaliagung, sebagai pusat administrasi dan koordinasi kegiatan koperasi.

Dengan terselenggaranya RAT Tutup Buku Tahun 2025 ini, KDMP Kaliagung diharapkan semakin solid secara kelembagaan, profesional dalam pengelolaan usaha, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Kalurahan Kaliagung secara berkelanjutan.(mila dkk)

Jumat, 06 Februari 2026

TPP Girimulyo Lakukan Monitoring dan Konsolidasi Laporan Keuangan BUMDes Pendoworejo, Tekankan Profesionalisme Pengelolaan Program Ketahanan Pangan

Pendoworejo – TPP Girimulyo dan TAPM Kabupaten Kulon Progo melaksanakan kegiatan monitoring dan konsolidasi advokasi pembahasan laporan keuangan serta manajemen BUMDes, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pengelola BUMDes, Pemerintah Kalurahan Pendoworejo, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) P3MD Kabupaten, Pendamping Desa, serta Pendamping Lokal Desa.

Monitoring dan konsolidasi difokuskan pada pembahasan penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan BUMDes, khususnya pada dua unit usaha yang dikelola, yakni Unit Jasa Keuangan dan Unit Ketahanan Pangan. Evaluasi dilakukan terhadap laporan keuangan, tata kelola manajemen, serta sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti, seperti penyusunan dan akreditasi laporan keuangan, manajemen waktu pelaporan, serta penguatan koordinasi antar unsur pengelola.


Ketua BUMDes Kalurahan Pendoworejo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan internal, terutama dalam menghadapi kewajiban penyusunan laporan keuangan tahunan.

“Memasuki bulan Februari 2026, kami wajib menyelesaikan laporan keuangan BUMDes Tahun 2025. Melalui monitoring dan konsolidasi ini, kami mendapat banyak masukan untuk memperbaiki sistem pencatatan dan manajemen agar lebih tertib dan akuntabel,” ujarnya.

Selain membahas aspek administrasi dan keuangan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola BUMDes agar mampu menjalankan usaha secara profesional dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Perwakilan Pemerintah Kalurahan Pendoworejo menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan peran BUMDes sebagai aset kalurahan.

“Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban BUMDes. Harapannya, unit-unit usaha yang dikelola dapat memberikan kontribusi optimal sebagai sumber pendapatan dan bagi hasil bagi Kalurahan Pendoworejo,” jelasnya.

Monitoring, konsolidasi, dan advokasi ini sekaligus menjadi tahapan evaluasi terhadap kinerja unit usaha BUMDes ke depan, sehingga pengelolaan BUMDes diharapkan semakin transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.(endro)

Selasa, 03 Februari 2026

BUMDesa Karya Binangun Jaya Ngentakrejo Lendah Tunjukkan Kinerja Melesat, Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Kulon Progo — Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Karya Binangun Jaya Desa Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY, terus menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan sebagai motor penggerak perekonomian desa. Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, BUMDesa ini berhasil meningkatkan kesejahteraan warga melalui tiga unit usaha utama, yakni Jasa Keuangan, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan.

Direktur BUMDesa Karya Binangun Jaya, Samiyati, SE, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh pengelola serta dukungan penuh dari pemerintah kalurahan dan masyarakat.

“Kami berkomitmen menjalankan BUMDesa secara profesional, terbuka, dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Oleh karena itu, setiap unit usaha kami kelola dengan prinsip kehati-hatian dan orientasi kebermanfaatan bagi warga,” ujar Samiyati.

Penguatan organisasi menjadi fondasi utama keberhasilan BUMDesa. Struktur kelembagaan yang solid, terdiri dari unsur Penasehat, Pengawas, dan Pengelola, dengan total 11 orang pengelola, memungkinkan pembagian tugas yang jelas dan terukur. Unit Jasa Keuangan dikelola oleh 3 orang, Unit Perdagangan 6 orang, dan Unit Ketahanan Pangan 2 orang.

Pada Unit Jasa Keuangan, hingga akhir tahun 2025 tercatat 492 nasabah kredit dengan total pinjaman beredar sebesar Rp 6,39 miliar. Sementara dana tabungan masyarakat mencapai Rp 4,47 miliar dengan 1.892 rekening tabungan. Secara keuangan, total aset BUMDesa tahun 2025 mencapai Rp 7,88 miliar, naik 7,92 persen dibanding tahun 2024, dengan laba bersih sebesar Rp 605,75 juta, atau meningkat 12,39 persen.

“Pertumbuhan aset dan laba ini menjadi indikator bahwa model usaha yang kami jalankan berada pada jalur yang sehat. Namun yang terpenting, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambah Samiyati.

BUMDesa juga secara konsisten menyumbang pendapatan bagi Pemerintah Kalurahan. Hingga tahun 2025, total setoran bagi hasil telah mencapai Rp 2,75 miliar, dengan tren kontribusi yang terus meningkat setiap tahunnya.

Lurah Kalurahan Ngentakrejo, Sumardi, mengapresiasi kinerja BUMDesa Karya Binangun Jaya yang dinilainya telah menjadi tulang punggung ekonomi desa dan contoh pengelolaan BUMDesa yang baik.

“BUMDesa Karya Binangun Jaya telah membuktikan bahwa jika dikelola secara profesional dan transparan, BUMDesa mampu menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Kalurahan,” kata Sumardi.

Menurutnya, keberadaan Unit Perdagangan yang mengelola toko desa dan Unit Ketahanan Pangan dengan usaha peternakan kambing Boer menunjukkan bahwa BUMDesa tidak hanya fokus pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga pada penguatan ekonomi lokal dan ketahanan pangan desa.

“Pemerintah Kalurahan akan terus memberikan dukungan kebijakan dan pengawasan agar BUMDesa tetap tumbuh sehat, inovatif, dan berkelanjutan,” tegas Sumardi.

Dengan penerapan tata kelola kredit yang sehat, inovasi usaha yang berkelanjutan, serta dukungan kuat dari pemerintah kalurahan dan masyarakat, BUMDesa Karya Binangun Jaya semakin mengukuhkan posisinya sebagai pilar kemandirian ekonomi Desa Ngentakrejo yang modern, dipercaya, dan berorientasi jangka panjang. (diko dkk)

Kalurahan Gotakan Laporkan LPJ APBKal 2025

Pawarto, Gotakan — Pemerintah Kalurahan Gotakan menyelenggarakan Musyawarah Kalurahan dalam rangka penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal) Tahun Anggaran 2025, Kamis (29/1/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini digelar di balai kalurahan dengan suasana tertib, partisipatif, dan penuh semangat kebersamaan.

Musyawarah dihadiri oleh Pendamping Desa, Ketua Bamuskal Gotakan Tuwon Esmarjanto beserta anggota, Lurah Gotakan Raden Redy Hartanto, B.Sc., S.E., pamong kalurahan, tuwanggono, tokoh masyarakat, serta Direktur BUM Desa. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan kalurahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Dalam forum musyawarah, Lurah Gotakan Raden Redy Hartanto, B.Sc., S.E. memaparkan secara rinci realisasi pendapatan dan belanja APBKal Tahun 2025. Total pendapatan anggaran sebesar Rp1.874.771.305, dengan realisasi mencapai Rp1.848.045.499. Secara umum, pelaksanaan anggaran berjalan dengan baik dan sesuai perencanaan, meskipun terdapat beberapa sisa anggaran yang akan dimanfaatkan untuk program lanjutan.



Adapun realisasi belanja berdasarkan bidang adalah sebagai berikut:

  1. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Kalurahan, dengan anggaran Rp940.590.958 dan realisasi Rp863.692.917.

  2. Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan, dengan anggaran Rp756.205.600 dan realisasi Rp750.136.656.

  3. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan, dengan anggaran Rp42.271.819 dan realisasi Rp41.996.219.
  4. Bidang Pemberdayaan Masyarakat, dengan anggaran Rp20.718.500 dan realisasi Rp20.713.000.

  5. Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat, dan Mendesak, dengan anggaran Rp14.356.504 dan realisasi Rp10.320.000.

Dari keseluruhan pelaksanaan anggaran tersebut, tercatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silva) sebesar Rp60.504.784. Dana sisa ini direncanakan akan digunakan untuk mendukung pembiayaan kegiatan prioritas pada tahun anggaran berikutnya, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Ketua Bamuskal Gotakan, Tuwon Esmarjanto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Bamuskal telah mencermati seluruh laporan dan dokumen pendukung secara seksama. Setelah melalui proses pembahasan, klarifikasi, serta diskusi bersama, Bamuskal secara resmi menerima dan menyetujui LPJ APBKal Tahun Anggaran 2025. Ia berharap, ke depan pengelolaan anggaran dapat semakin efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Lurah Gotakan Raden Redy Hartanto, B.Sc., S.E. mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh pihak, khususnya Bamuskal dan masyarakat. Ia menegaskan komitmen pemerintah kalurahan untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Gotakan.

Pendamping Desa yang hadir turut memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kalurahan Gotakan yang dinilai mampu mengelola keuangan desa secara tertib administrasi, transparan, dan sesuai regulasi. Ia juga mendorong agar prinsip perencanaan partisipatif dan pengawasan bersama terus diperkuat.

Musyawarah Kalurahan kemudian ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Laporan Pertanggungjawaban APBKal Tahun 2025 oleh Lurah Gotakan, Ketua Bamuskal, dan perwakilan peserta musyawarah. Penandatanganan ini menjadi simbol sahnya persetujuan bersama serta komitmen kolektif dalam menjaga tata kelola keuangan desa yang baik.

Dengan terselenggaranya musyawarah ini, Pemerintah Kalurahan Gotakan berharap kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan desa semakin meningkat, serta menjadi pijakan untuk memperkuat pembangunan kalurahan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan warga. (hendri)

Transparansi Terjaga, Musyawarah Pertanggungjawaban APBKal 2025 Kalurahan Jatimulyo Sepakati Perkal dan Evaluasi Kinerja BUMDes

Girimulyo - Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban Realisasi APBKal Tahun Anggaran 2025 Kalurahan Jatimulyo , Kapanewon Girimulyo , yang dige...